Mini Metro Review

Bagi kalian orang-orang disekitaran Jabodetabek pasti tidak asing dengan yang namanya KRL Commuter Line, Apalagi yang kantor/kampus/sekolahnya di dekat stasiun, sudah pasti kalian sehari-harinya naik KRL. Kebiasaan menaiki kereta sebagai alat transportasi utama juga ada di negara-negara Eropa.

Dari kebiasaan itu, perusahaan game indie Dinosaur Polo Club membuat game minimalistic subway layout game yang bernama Mini Metro. Bukan Metro Mini ya, beda.

Mini Metro seperti yang disebutkan diatas adalah game casual dengan cara bermain yang simple. Cara bermainnya mudah. Sebagai awalan, kalian akan memilih kota-kota besar di Eropa untuk dibuat sistem kereta subway-nya. Kalian akan disediakan 3 stasiun awal yang belum terhubung untuk disambungkan dengan cara menarik garis dari stasiun ke stasiun lain.

Kota Pilihan
Stasiun-stasiun
Setiap hari, stasiun akan bertambah, dengan kata lain tingkat kesulitan mengatur jalur kereta akan semakin sulit. Tapi walaupun sulit, setiap minggu-nya kita dapat upgrade. Kadang upgrade memberikan jalur baru, lokomotif baru, gerbong baru, atau terowongan yang mengurangi penumpukkan orang-orang di stasiun, gunanya terowongan di game ini adalah untuk membuat jalur yang telat dibuat dapat melewati sungai.

Game Over
Permainan akan berakhir jika ada penumpukkan penumpang di salah satu stasiun atau dalam istilah Bahasa Inggrisnya, Overcrowded. Sesederhana itu? Ya, benar, walaupun sederhana, game ini memang cukup sulit bagi yang belum terbiasa.

Mini Metro ini lumayan bagus walau tampilannya minimalis dan sederhana. Gameplay yang simple ini membuat orang-orang lebih mudah memainkannya. Semoga game ini terus dikembangkan lebih baik lagi karena ini masih dalam tahap Beta. Sampai post ini dibuat Beta terbaru adalah Beta 5.

Bagi kalian yang mau mencoba memainkannya, kalian bisa buka situs Mini Metro dan langsung memainkannya di web browser. Kalian bisa klik langsung di sini.

Dan jika kalian ingin membeli game ini sekaligus mendukung developer indie Dino Polo Club ini, Kalian bisa beli game ini dengan harga Rp 59.999 di Steam. Atau klik gambar dibawah.



Sumber: 

Comments

  1. Wah game berbayar ya. Keliatannya seru tuh, semacam sim city tapi versi commuter line. Tapi agak pusing juga kali ya. Dari dulu gue nggak pernah bisa main game yang mikir. Hehehe. \:p/

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, kalo game gratis banyak batesannya :|
      jadi mending game berbayar... tapi bajakan :)))

      Gameplay-nya sih lebih mirip cities in motion. Lumayan ribet kalo stasiun udah banyak, capek ngaturnya hehe

      Delete

Post a Comment

Silahkan komentar, cerita, curhat juga boleh. Yang penting bukan spam. Semoga hari kalian menyenangkan!

Salam hangat dari Om.

Popular posts from this blog

Nyobain Sate Taichan Goreng

Layar Retak, Bongkar Sendiri

Poke Ball Desain Datar