Skip to main content

Merakit PC? Ngimpi!

Gue sangat demen dengan yang namanya teknologi. Yap, demen. Lebih dari sekedar suka. Bisa dibilang gue ngikutin banget perkembangan teknologi, apalagi di 2014 ini. Dari mulai perkembangan smartphone, tablet, game console, dan sang Master Race PC :))

Gue suka mengikuti perkembangan hardware dan software PC. Walaupun gitu, PC gue termasuk sudah ketinggalan jaman.

Processor AMD dual-core
VGA Nvidia 9400GT
RAM 3,5 GB
Harddisk 180 GB
dan layar monitor CRT flatscreen

Layar gue cuma beresolusi 1024x768. Sedangkan layar komputer sekarang rata-rata sudah full HD. Mungkin resolusi yang paling gue impikan di tahun 2015 adalah 1280x720. Ya, resolusi monitor maksudnya. Disini gue akan "ngimpi" merakit sebuah PC yang powerful tanpa terlalu memperdulikan harga. Gue akan mencantumkan nama hardware, alasan memilih hardware itu dan tentu harganya. Yak, mari mulai ngimpinya!

AMD FX-8350

Dimulai dari processor, gue memilih yang ini. Alasan gue memilih processor AMD karena AMD lebih murah dari saingannya (Intel). Konsumsi daya processor ini lumayan besar 125 watt, mirip CC motor bebek (halah). Dengan harga $180 gue bisa dapat processor octa-core (8 inti) dengan kecepatan 4.0 GHz. Murah tapi performanya jangan ditanya!

Corsair Vengeance Pro 2x8GB

Dengan processor yang powerful, butuh juga RAM yang bagus. Untuk itu gue memilih Corsair Vengeance Pro 2x8GB. Untuk performa, Corsair bisa dibilang gak perlu ditanya lagi. Merk ini sering membuat hardware khusus untuk gaming. Maka dari itu harganya agak mahal.Harga yang dipatok di newegg.com itu $165. Harga yang cukup mahal karena mendekati harga processor.


Gigabyte Radeon R9 290X 4GB

Untuk urusan grafis, editing dan rendering video gue mempercayakannya kepada Gigabyte Radeon R9 290x ini. VGA ini bisa meng-handle resolusi maximum 2560x1600 atau Ultra HD (UHD atau 4K) sampai 3 buah monitor! Bayangin deh tuh, main game 3 monitor dan ketiganya 4K, Tajem! Performa VGA ini bisa dibilang yang terbaik di kelasnya dan Gigabyte memakai teknologi Windforce untuk pendinginan agar suhu pada VGA gak overheat. liat aja jumlah kipasnya, 3 biji, Coy! Harganya $400. Mahal ya? Gapapalah, kan ngimpi :D

Asus Sabertooth 990FX R2.0

Gue memilih motherboard ini sebenernya simple sih, karena gue suka warnanya yang bergaya military camouflage. Perpaduan warna coklat, hijau dan hitam bikin gue naksir. Slot RAM ada 4 dan mendukung sampai 32GB. Motherboard ini juga mendukung SLI dan CrossfireX, jadi gue bisa pakai 2 VGA untuk 1 PC. BIOS-nya pun sudah menggunakan UEFI BIOS. Dengan harga $190 motherboard ini bisa dibeli. Manteplah pokoknya!

ADATA Premier Pro 128GB SSD

Punya hardware yang bagus tentu harus punya penyimpanan data yang kenceng. Salah satu caranya adalah menggunakan SSD sebagai penyimpanan, beda dengan harddisk yang komponennya berputar sedangkan SSD sistemnya mirip dengan memory card. Ya gitulah pokoknya, hehe. Gue memilih SSD ini alasannya karena sedikit lebih murah dari merk lain. Kelebihan SSD ini gue gak tau. Yang pasti kenceng! Oh iya, harganya $75.

Western Digital Caviar Black 1TB

Selain SSD yang bisa digunakan untuk OS, gue juga butuh harddisk yang penyimpanannya besar. Kenapa harddisk? Karena kalau SSD 1 TB pasti harganya mahal gila! Gue pilih Western Digital karena sudah terkenal berkualitas. Harga harddsik ini adalah $100.

Cooler Master VSM 750W 80+ Gold

Dengan datangnya kekuatan yang besar, datang juga tagihan listrik yang membludak. Dengan permintaan daya yang cukup besar dari hardware diatas, tentunya harus di handle oleh power suply unit dengan daya yang besar juga. Cooler Master VSM 750 Watt ini tersertifikasi 80+ Gold PSU yang artinya PSU ini memiliki efisiensi daya lebih dari 80%, jadi listrik yang dipakai tidak terbuang percuma dan pastinya mengurangi panas di dalam Casing. Harga PSU ini cukup mahal, $110.

NZXT Tempest 210

Satu kata untuk casing ini, Semriwing! Aliran udara di casing NZXT Tempest 210 ini diatur sangat baik. Itulah yang menjadi alasan gue memilih casing ini. Liat aja tuh lubang-lubangnya, bejibun. Dua kipas di depan casing digunakan untuk memasukan udara, sedangkan satu kipas di bagian atas casing untuk keluarnya udara panas. Harganya yang $45 bisa dibilang gak terlalu mahal untuk ukuran casing dengan airflow yang sangat baik.

Sudah cukup untuk memilih hardware-nya, sekarang mari dihitung total uang yang habis jika gue membeli semua hardware diatas. Total dari keseluruhan hardware (belum termasuk monitor, mouse, keyboard, dan OS) semuanya adalah $1265 atau jika di rupiah-kan seharga Rp 15.711.300.00. Kalo dipikir mahal juga ya.. Tapi gapapa demi merakit PC dengan spesifikasi yang bisa bertahan 5 tahun kedepan. Gue mulai sekarang harus ngumpulin uang dulu nih. Harus cari-cari kerja sambilan. Semoga aja gue sudah bisa membeli hardware diatas atau mungkin yang lebih bagus lagi. Semoga terwujud 6 bulan kedepan, hehe.

P.S: Oh iya, bagi yang mau tanya-tanya soal PC, bisa komen di bawah atau email gue. Gue siap membantu semampunya! Hehe

Comments

  1. Saya hampir sudah 10 tahun menggunakan pentium 4. Akhirnya saat ini saya menggunakan i7. Menurut saya spesifikasi yang Mas Tribuana pakai sekarang ini, masih bagus. Kecuali dipakai untuk kerja berat, desain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wih! Core i7 yang mana mas? Alasan gak milih core i7 soalnya mahal. Bisa 2,5x harga AMD yang setara. Ya walaupun emang performanya lebih baik intel sih, hehe.

      Delete
    2. Core i7 yang mana yah. Yang jelas bukan yang bagusan sih. Saya belinya juga seken, 5,5 juta. :D
      Saya belum hafal betul spesifikasi i7 sekarang.

      Delete
    3. weleh 5,5 juta aja seken mahal juga, itu yang black edition kali ya? -_-

      Delete
  2. Berkelas rakit PC-nya! Tapi... :D

    ReplyDelete
  3. Salah banget baca ini, gue ngerasa jadi orang tergaptek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. gue juga gaptek kok.. gaptek dengan urusan cinta :(

      Delete
  4. Bengong baca tulisan ini. Ga ngerti :|

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan komentar, cerita, curhat juga boleh. Yang penting bukan spam. Semoga hari kalian menyenangkan!

Salam hangat dari Om.

Popular posts from this blog

Layar Retak, Bongkar Sendiri

Kalian pernah gak sih punya barang baru, lalu rusak 1 minggu kemudian karena kecerobohan kalian sendiri? Jika jawabannya iya, gue pun pernah merusak hape sendiri yang baru berumur beberapa hari. Kejadiannya udah agak lama, sekitar pertengahan 2015. Ceritanya gue baru aja nabung untuk beli hape, lalu kakak ipar yang memang sudah ganti hape menawarkan hape lamanya untuk gue bayarin. Karena gue pikir hapenya lumayan dan harganya jauh di bawah pasar, gue bayarin lah si hape dengan mahar Rp800.000,-
Punya hape baru senengnya bukan main, dari yang tadinya diem di kampus. Semenjak pakai hape itu sambil nunggu dosen bisa main game, tapi kesenangan itu hanya sesaat teman-teman. Belum sampai 1 minggu entah kenapa gue bodoh sekali, gue letakan hape gue diatas binder yang lagi gue taruh diatas bangku. Gue pun gak sadar karena lagi nunggu diabsen, tiba-tiba binder biadab itu merosot jatuh yang berarti membawa hape gue ikut bersamanya.

Semua yang ada di kelas nengok ke arah gue. Karena agak menahan …

Nyobain Sate Taichan Goreng

Perlu diketahui, gue orang yang jarang main keluar rumah apalagi makan di luar. Mumpung sabtu kemarin gue pergi ke acara Hakabe yang ternyata sepi, gue memanfaatkannya untuk makan di luar juga. Setelah berunding dengan empat teman gue. Akhirnya kita memutuskan untuk makan di Sate Taichan Goreng di daerah Galaxy. Restoran ini katanya milik pacar selebgram yang ultahnya kemarin dibeliin Range Rover dan Iphone 7. Gak peduli sih gue. Tapi kali aja ada yang mau tau.
Lokasi Letak restoran ini gak jauh dari Gerbang Galaxy tepatnya di areal Ruko Grand Galaxy City. Gampang dicari dan lumayan deket dari Grand Galaxy Park. Jadi kalo kalian yang abis nonton mau cari makanan bisa kesana. Atau enggak.

Suasana Kesan pertama gue masuk tempat ini rasanya sempit. BANGET. Mungkin karena bentuk ruko yang memanjang dan meja yang disusun kiri-kanan dan ditengah sebagai jalan utama (seperti di dalam bis). Pertama masuk mata gue gak dimanjakan oleh apa-apa. Temboknya cuma putih gak didekorasi lagi. sayang bang…

Mimpi Yang Bersambung

Pernah gak sih kalian mimpi? Pasti pernahlah ya, tapi kalau mimpi itu membuat sebuah cerita dan ceritanya bersambung di mimpi selanjutnya? Pasti jarang-jarang yang kayak gini. Tapi mungkin karena gue ganteng, jadinya mengalami mimpi yang cukup aneh ini.
Ceritanya gini, gue awal mimpi itu inget banget ceritanya, pokoknya di tahun 2014 di suatu bulan yang gue lupa. Gue tertidur lelap, tiba-tiba gue sudah berada di suatu taman kota menggandeng cewek berkerudung yang gak gue inget mukanya. Padahal jarang-jarang banget gue gandeng cewek, rejeki banget tuh tapi sayang gue lupa mukanya. Tiba-tiba tanpa ada peringatan apapun, cewek itu membawa gue ke suatu rumah yang gue gak tau itu rumah siapa, tapi pas gue diajak masuk sama cewek itu ternyata penghuni rumah adalah keluarga gue. Satu keluarga penuh! Emak, Bapak, dan dua kakak. Gue waktu itu lumayan bingung ada apaan ini, entah kenapa gue bisa mikir di dalem mimpi? Lalu bokap gue ngomong
"Jadi ini cewek yang kamu mau nikahin?" *Den…