Skip to main content

Penyebar Spoiler

Dari segala bentuk kejahatan di muka bumi ini salah satu yang harus dihukum di Neraka Jahannam adalah penyebar spoiler.  Kaum mereka harusnya dihukum gantung atau minimal penjara seumur hidup! Karena kerjaannya membuat gue menderita dan sebenarnya orang-orang seperti ini bisa jadi salah satu penyebab Perang Dunia III.
24spoilers.com
Pernah gak sih kalian lagi nunggu-nunggu film, lalu pas filmnya rilis kalian gak bisa nonton di hari pertama? Nah biasanya ada teman kalian yang nonton di hari pertama lalu dengan sengaja merekam adegan film atau parahnya menyebar ending. Kita sebagai orang yang belum tahu filmnya jadi risih lihat ending sebelum tahu cerita. Lebih parahnya, saat nonton jadi gak seru lagi karena kita sudah tahu endingnya.

Gue juga sudah mengalaminya dengan dua film yang lagi ramai sekarang. AADC2 dan Civil War. Dua orang teman gue menyebar spoiler yang membuat gue jadi teramat sangat males nonton. Si penyebar spoiler AADC menyebarnya di Path. Dia update nonton bersama tiga temannya di XXI TIM. Lalu 3-4 jam kemudian, dia update lagu Ratusan Purnama dengan tulisan kata-kata puitis Rangga dengan menjelaskan adegannya yang merupakan adegan klimaks. Coy, tahu gak sih hal yang elu lakukan itu norak? Mungkin persepsi dia gini, "kalau gue udah nonton, berarti orang lain udah nonton juga dong". Kan gak gitu juga Mbak. Masih banyak orang-orang seperti gue yang butuh waktu untuk nonton.

Satu lagi ini yang lebih parah. Si penyebar spoiler Civil War, gue memang sebelumnya meminta teman gue, Ricky untuk bercerita tentang garis beras film itu, dan niatnya gue mau nonton untuk melihat adegan berantem dan kejar-kejarannya. Kalau soal cerita, gue gak begitu peduli sih. Jalan cerita sudah paham lalu pada malam harinya, gue cek Snapchat dan satu orang teman gue ternyata menyebar spoiler. Dia merekam adegan berantem Iron Man dengan Bucky (yang ada di trailer) sampai 10 update-an! Coy, gue mau nonton Civil War karena berantemnya, nah elu dengan enaknya nyebar itu di internet. Ngeselin abis! Untungnya, gue baru sempat melihat adegan yang ada di trailer dan sisanya masih bisa gue skip. Alhamdulillah.

Sebenarnya, maksud mereka nyebar spoiler gitu apa sih? Mungkin maksudnya baik mau membagi pengalaman dan perasaan dia saat nonton film. Tapi gak gitu juga dong. Atau mungkin maksud mereka ingin pamer karena sudah nonton duluan? Atau emang karena teman gue ini norak aja sih. Banyak orang (seperti gue) yang ingin menonton film itu tanpa terganggu oleh spoiler. 

Semoga kalian para penyebar spoiler tuh sadar apa yang kalian lakukan itu dapat berujung kematian. Cepatlah kalian taubat. Gak apa-apa kalian sebar spoiler, tetapi kasih warning/peringatan gitu biar orang yang gak mau kena spoiler bisa skip update-an spoiler di media sosial. Hormati orang yang gak mau kena spoiler, biarkan kami scroll timeline dengan damai tanpa ada gangguan dari orang-orang seperti kalian.

Comments

Popular posts from this blog

Pembahasan Kecil Mengenai Ujian

Mumpung lagi sela-sela kosong UAS, sempat-sempatin ngetik deh. UAS ya? Adanya UAS buat gue gak begitu terasa sudah kuliah hampir 1 tahun di pusat kota Jakarta ini. Cepat banget, rasanya kayak baru tahun lalu di Ospek.. Ya emang setahun lalu di Ospek sih. Kalo bicara ujian, gue paling males ngecap foto buat kartu ujian. Harus berkutat dengan lem yang lengket. Kenangan sama dia aja masih lengket. #ea Setiap kali ujian, di kampus gue itu mahasiswanya wajib mengenakan baju kemeja putih dan celana hitam (kalau cewek boleh pakai rok). Masalahnya sesederhana itu? Iya. Memang sederhana, tapi setiap kali gue memakai celana bahan dan kemeja putih gue berasa lagi training kerja. Apalagi badan gue yang mirip Petugas Security. Gue mirip satpam baru pulang kerja jadinya.  Lucunya lagi, sewaktu gue UAS semester 1 kemarin, ada mbak-mbak yang lagi training di Indomaret yang memakai baju yang polanya sama kayak gue. Sama persis! Baju kemeja putih dengan sedikit garis-garis dan celana hi...

Hantu Kopi Luwak

Lagi-lagi kawan! Lagi-lagi Bekasi yang jadi korban. Setelah menjadi korban bully karena jauh, gersang, dan banyak begal, lalu isu beras plastik yang belum lama datang, sekarang ada lagi kerjaan orang-orang kelewat kreatif dari pinggiran Jawa Barat. Yaitu Hantu Kopi Luwak . Salah apa makhluk imoets ini? Yap, kalian gak salah. Bekasi lagi hangat dengan isu hantu yang entah darimana dinamai Hantu Kopi Luwak. Sebenarnya, gue gak terlalu mengikuti berita soal setan yang tidak bikin kembung ini. Tetapi, beberapa teman gue di BBM yang kebetulan tinggal di Bekasi update soal bau kopi yang tercium disekitar rumah mereka. Pertama satu orang. Besoknya jadi 5, eh besoknya lagi 10. Karena gak mau kalah, gue ikutan update, gue tulis.. Bekasi mau jadi produsen kopi luwak terbesar se-Asia ya? Dan satu teman gue menanyakan apakah di rumah gue tercium bau kopi. Coba tebak gue jawab apa? Iya. Biar dia merinding, Haha. Tapi memang bener sih di rumah gue lagi bau kopi, bokap habis nyeduh. G...

Selesai Blusukan

Akhirnya! Kata itu langsung terucap begitu kami semua menutup rapat evaluasi setelah acara Blusukan yang pernah gue singgung sedikit disini . Rasanya puas mengingat banyak dari kami yang baru pertama kali mengurusi kegiatan seperti ini. Kepala terasa ringan karena beban sudah hilang dan yang pasti jadi banyak waktu luang. Belajar Langsung ke Agensi Periklanan Atau yang kami singkat menjadi Blusukan adalah acara yang kami, Kelompok Diskusi Anak Iklan (KeDAI) adakan untuk berkunjung ke kantor Agensi Digital dan Studio Fotografi Iklan. Tujuan kami mengadakan acara ini untuk mengedukasi teman-teman Fakultas Ilmu Komunikasi yang belum dan ingin tahu dunia periklanan. Tempat yang kami kunjungi adalah Mirum Jakarta dan Roy Genggam Photography. Mirum Jakarta itu apa sih?  Mirum Jakarta adalah Digital Agency yang bertempat di Gedung Belleza Permata Hijau dan dulunya bernama XM Gravity. Digital Agency itu kerjanya apa? Digital Agency itu kerjanya membuat iklan ...